Suatu hari ada seseorang mengunjungi Sayyidina Anas bin Malik ra yang sedang mengusap wajahnya dengan sapu tangan. Beliau lalu memberikannya kepada pembantunya seraya berkata: "Bersihkan sapu tangan ini..." Didepannya terdapat tungku api yang sedang menyala. Tiba-tiba pembantu itu melemparkan sapu tangan tadi ke dalam kobaran api tersebut, padahal sapu tangan itu terbuat dari secarik kain. Sang tamu terheran-heran, lalu berkata: "Apa yang dilakukan pembantu ini,apakah ia mau membakar sapu tangan itu, tuan guru? Ternyata api tadi membakar semua kotoran yang ada disapu tangan tersebut. Menggunakan sebuah ranting kayu, pembantu tersebut mengeluarkan sapu tangan dari kobaran api dalam keadaan bersih. Ia pun terheran-heran Sang pembantu lalu mendinginkan sapu tangan itu, lalu menyerahkannya kepada Sayyidina Anas ra. "Kamu heran menyaksikan peristiwa ini ya? Kata Sayyidina Anas ra kepada tamunya. "Bagaimana aku tidak terheran-heran, api itu membakar semua kotora...
Saya adalah seorang mahasiswi yang sekarang duduk dibangku perkuliahan semester 5 Fakultas Agama Islam Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam, saya melakukan aktifitas perkuliahan sehari-hari seperti mahasiswi pada umumnya. Dalam perkuliahan tentu ada susah senangnya. Susahnya itu disaat kita jenuh, bosan, badmood apalagi dihadapkan oleh tugas - tugas menumpuk, namun dibalik masalah perkuliahan itu ada juga senangnya atau bahkan menginspirasi bagi saya untuk tetap semangat dan lebih giat lagi dalam belajar. Saya terinspirasi dari salah seorang dosen yang sering kami panggil dengan sebutan Bunda. Saya terinspirasi pada saat beliau pernah menceritakan dikelas tentang kehidupannya terutama pada bagian perjalanan pernikahannya. Ada banyak manfaat dan ilmu yang saya petik dari kisah perjalanan pernikahan beliau salah satunya bagaimana nikmat cintanya diuji. Baik saya akan menuliskan bagaimana awal mula perjalanan pernikahan beliau dimulai dari ta'aruf sampai m...